Sampah plastik adalah sampah yang paling dekat dengan masyarakat, hampir disetiap kegiatan setidaknya melibatkan penggunaan plastik. Misalnya, ketika membeli minuman atau makannan dalam kemasan yang biasanya menggunakan plastik, untuk membawanya pun juga menggunakan kantong kresek yang terbuat dari plastik. Hal tersebut adalah sebagian kecil contoh sehari-hari penggunaan plastik dalam kehidupan manusia, kebiasaan yang menimbulkan tingginya angka plastik dikarenakan plastik tersebut hanya bersifat sekali pakai lalu dibuang.
Telah banyak solusi daur ulang sampah plastik, beberapa diantaranya di daur ulang menjadi berbagai kerajinan tangan seperti tas, tempat pensil, dsb. Dan sekarang telah muncul sebuah alternatif untuk pemanfaatan sampah plastik yang tidak dapat didaur ulang menjadi kerajinan seperti diatas, yakni Ecobricks.

Ecobricks adalah teknik mengolah sampah plastik menjadi sebuah benda yang bermanfaat. Kegiatan ini dapat membantu mengurangi menumpuknya sampah plastik di dunia.
Mengapa Ecobricks? karena Ecobricks merupakan solusi praktis dan murah untuk mengurangi limbah plastik di bumi dengan cara memasukkan sampah plastik ke botol plastik kemudian dipadatkan. Standart berat umum untuk kemasan botol plastik 600 ml adalah 200 gram.
Ecobricks adalah botol plastik yang berisi sampah plastik, yang telah dibersihkan, kemudian dipadatkan untuk mendapatkan bata bangunan yang dapat digunakan secara terus menerus. Mengapa Ecobricks adalah solusi yang baik? Karena sistem daur ulang plastik yang mengonsumsi terlalu banyak energi dan diperlukan orang-orang yang bekerja pada lingkungan beracun. Ecobricks merupakan solusi dengan energi yang rendah dan pemanfaatan sampah plastik yang tidak berguna lagi, karena sampah plastik akan membutuhkan waktu ribuan tahun untuk terurai.

Untuk membuatnya diperlukan bahan-bahan dan alat, yakni botol plastik, sampah plastik halus seperti kantong kresek, sampah plastik kasar seperti kemasan makanan, minyak tanah, dsb, sebuah gunting, dan bambu ukuran 2x40cm. Berikut cara pembuatannya:
- Mencuci sampah-sampah dari sisa-sisa makanan/minuman, minyak, dan sabun kemudian dikeringkan.
- Sampah plastik halus dipotong kecil menggunakan gunting
- Masukkan sampah tersebut ke botol plastik
- Dorong dan padatkan menggunakan bambu yang sudah disediakan
- Lakukan hal yang sama dengan menggunakan sampah plastik kasar hingga botol plastik penuh
Dan jadilah ecobricks dari sampah plastik. Bata plastik ini cukup kuat untuk dijadikan tempat duduk, dinding, dan pondasi bangunan lainnya. Penggunaan ecobricks ini diharapkan dapat menjadi solusi akan sampah plastik yang jumlahnya kian hari kian meningkat. Meskipun jumlah sampah tidak berkurang, ‘’Ecobrick tidak dapat mengurangi jumlah sampah, namun dengan membuat ecobrick plastik bekas dapat diubah menjadi sesuatu benda yang lebih visioner” kata Russell Maier yang merupakan bule penggagas pembuatan Ecobricks asal Kanada.

Manfaat Ecobrick
Manfaat utama dari pembuatan ini tentu datang dari aspek pengelolaan limbah plastik. Dimana dibanding membuang membakar atau menimbun sisa-sisa plastik yang berpotensi menjadi faktor pencemaran alam, Anda dapat memanfaatkan sisa-sisa plastik tersebut menjadi material pembentuk Ecobrick.
Selain mengakomodasi pengelolaan limbah plastik, inovasi limbah yang satu ini diketahui juga memiliki berbagai manfaat lainnya. Adapun manfaat tersebut bisa ditinjau dari sisi fungsional dan sisi ekonomis.
Dari sisi fungsional, manfaat ecobrick diketahui sering menjadi material dasar dalam memproduksi sebuah barang. Mulai dari pembuatan furnitur, perabotan indoor, hingga material pembentuk sebuah bangunan semisal dinding sebuah ruang. Meskipun sederhana bentuknya, Ecobrick benar-benar dapat menjadi material substitusi bangunan seperti batu bata merah atau batako.
Beberapa komunitas pecinta lingkungan pun banyak yang mengembangkan bangunan dan fasilitas ramah lingkungan dengan bermodalkan Ecobrick ini loh!
Selaras dengan sisi manfaat fungsional sebelumnya, manfaat Ecobrick sebenarnya juga memiliki nilai ekonomi. Selain dapat mengirit biaya pembuatan produk-produk yang disebutkan sebelumnya, Anda pun bisa menjualnya ke pasaran. Saat ini, Ecobrick banyak dijual ke platform-platform jual beli online. Bahkan, sejumlah bank Sampah di beberapa wilayah di Indonesia pun bersedia membeli ecobrick dengan sejumlah uang tunai.

