Semarang -Pemerintah Kota Semarang melalui kolaborasi dengan Stakholder ekternal menggandeng dan berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti perbankaan, BUMN dan stakholeder yang lain meluncurkan sebauh perogram untuk menguatkan ketahaan pangan program tersebut yaitu program (PERDU SEMERBAK) Program perkampungan Pertanaian Terpadu Semarang Seribu Polybag, Ayam, dan Kelinci. Program Perdu Semerbak merupakan upaya pemerintah untuk menajga ketahanan pangan bagi lingkungan diperkampungan untuk menjaga kestabilan laju inflansi.
Soft Launcing Program Perdu Semerbak dilakukan di Kampung Nelayaan Tambaklorok, Tanjung Mas Semarang dengan berkolaborasi dengan stakholder ekternsal yaitu Bank Jateng, PLN, Indonesia Power, dan Bank Indonesia. Turut membuka program yaitu walikota Semarang Hj. Heverita Gunaryanti Rahayu.
Program PERDU SEMERBAK dilakukan di tiga perkampunngan yang menjadi objek percontohaan pertama. Di wilayah tersebbut sudah dikategorikan tersebar di wilayah pesisir, dataran rendah,dan dataraan tinggi. Dikawasaan pesisir yang menjadi objek percontohaan pertama yaitu perkampungan Kampung Nelayaan Tambaklorok Tanjung Mas, kemudian di kawasana datraan rendah yang menjadi objek percontohan pertama yaitu kelurahan Rejosari semarang timur sedangkan kawasan percontohan di dataran tinggi yang di pilih yaitu kelurahaan Kalangmalang kecamtaan Mijen. Adanya program Perdu Semerbak bisa membuat Pemkot Semarang dan masyarakat bergerak bersama untuk menjaga ketahanan pangan.

